Sabtu, 12 April 2014

Love You Better ~

Sebuah Puisi (30)



Biarkan aku yang mengemis pecahan rindu,
Untuk ku bangun dalam mimpi indah kita berdua,
Semua rasa yang salah,
pengertian yang lelah,
Jujur, maafkan aku karenanya,
3 kata terucap dengan dua belah kisah,
Tersisip satu bimbang tanya mempertaruhkan segalanya.

Pekat gelap malam selasa dingin akhir desember,
Pudar,
hanyut dengan hangatmu akan egoku yg beku,
Ketika kau resah dengan mimpi buruk dan cemas nyata,

Sadarlah,aku duduk menemani senantiasa,
Menjadi haturan luka, kunjungan duka dan sesalmu,
Setia,
memberimu tulus tawa dan renyah canda,
Kiranya mampu mengukir kembali senyum manis nan indah di wajahmu. 

Tak tersentuh, tak dicinta,
Membantumu bangkit kala kau jatuh terluka,
Tak terlihat, tak terpikirkan,
Tak mengapa kau tak menganggapku ada,
Tak tersadar, tak terasa,
Hanya menabur sejumput asa,
aku telah lebih baik mencintaimu, dinda. ..

 ~ Ukiran kata Pengagum Rahasia ~

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar