Sabtu, 11 Juni 2011

Pengaruh Kebutuhan Psikologis bagi Pendidikan Remaja

Sebuah Tulisan Sederhana 
Oleh Ismail Sunni Muhammad


Sudah menjadi sunnatullah bahwa dalam menjalani sebuah kehidupan , manusia harus melewati beberapa massa dimulai dari masa kanak-kanak, remaja, dewasa hingga ke masa yang sering mereka keluhkan yaitu masa tua. Dan diantara masa-masa tersebut ada suatu masa yang konon, orang-orang menyebutnya sebagai masa yang paling indah yaitu masa yang akrab kita sebut dengan masa remaja. 
















Menurut ilmu psikologis remaja adalah suatu masa dimana manusia mulai mengenal dan menyukai lawan jenis, musik, tempat-tempat romantis dan lain sebagainya. Sehingga tidaklah mengherankan lagi jika mereka mendapatkan kebahagiaan dan kenang-kenangan yang tak terlupakan pada masa itu. Akan tetapi untuk mewujudkan hal-hal tersebut mereka harus bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan seorang remaja, kebutuhan yang mana sudah menjadi syarat untuk memperoleh kebahagiaan dan kesuksesan dalam hidup mereka. Seperti yang telah kita ketahui bahwa orang yang menjalani sebvuah kehidupan senantiasa memiliki kebutuhan, terlepas dari jenis kebutuhannya, entah kebutuhan sandang, pangan atau papan. 

Mereka harus memenuhinya dengan jalan ikhtiar tapi untuk para remaja ikhtiar mereka bukanlah pada materi melainkan pada peraihan prestasi dan gengsi. Mereka kerahkan daya dan upaya yang mereka miliki dengan demikian mereka dapat meraih kesuksesan yang mereka damba dan impi-impikan, tapi apakah sebenarnya apa kebutuhan yang harus mereka penuhi ? dan apa pengaruh kebutuhan tersebut dngan pendidikan mereka??? 

Tentu, bagi seorang remaja pendidikanlah kebutuhan yang paling penting bagi mereka, karena kesuksesan dan kegagalan mereka di msad epan ditentukan oleh pendidikan mereka di masa remaja, hal itu memang sudah menjadi hukum alam di dunia ini, seperti apa yang dikatakan oleh pepatah arab, “ barang siapa bersungguh maka ia akan mendapat”. 

Maka sudah menjadi keharusan bagi seorang remaja untuk memperoleh pendidikan yang layak dan memadai. Di samping itu sorang remaja juga harus memenuhi kebutuhan lain yang sangat berpengaruh bagi pendidikan mereka yaitu kebutuhan fisik material dan kebutuhan psikologis. Untuk kebutuhan fisik material pasti semua orang sudah mengetahuinya yaitu kebutuhan yang berupa makanan, minuman, dan pakaian tetapi untuk kebutuhan psikologi mungkin hanya sedikit orang yang mengetahuinya dan disini kami akan mengulas tentang kebutuhan tersebut. 

Pada umumnya kebutuhan psikologis ini berhubungan dengan fungsi pengenalan, ingatan, daya khayal dan berfikir yang tentunya berbeda antara satu individu dengan lainnya baik secara kualitas maupun kuantitas karena hal ini didasari kebutuhan diri masing- masing. Taraf dan kualitas pemuasan kebutuhan psikologis akan menentukan suasana aman bagi mereka dan rasa aman itulah kebutuhan psikologis yang paling pokok dan penting bahkan jika kebutuhan itu tidak terpenuhi mereka akan memberontak untuk mengdapatkannya.

Jadi sebuah keharusan bagi seorang remaja untuk memenuhi kebutuhan psikologis tersebut mengingat bahwa kebutuhan tersebut sangat besar bagi remaja. Dan disini akan dijelaskan mngenai 7 kebutuhan psikologis yang seyogyanya diperoleh dan dimiliki seorang remaja. 

Pertama, kebutuhan kasih sayang semua orang pasti membutuhkan yang namanya kasih sayang, khususnya bagi para remaja, baik itu kasih sayang dari keluarga atau orang lain, karena dengan kasih sayang tersebut mereka akan lebih percaya diri dan semangat dalam belajar ataupun bersosialisasi dengan masyarakat sehingga lebih mudah bagi mereka untuk mendapatkan sebuah kesuksesan dan kebahagiaan. 

Kedua kebutuhan akan keikutsertaan dan diterima dalam suatu kelompok, sesuai dengan perkembangan remaja, mereka akan mempunyai keinginan untuk berkumpul dan keinginan tersebut akan mereka realisasikan dengan dengan cara mengikutsertakan diri mereka ke dalam suatu kelompok atau organisasi yang akan memberikan motivasi, pengalaman atau sekedar sambutan hangat kepada mereka. 

Ketiga, kebutuhan untuk berdiri sendiri, dalam proses menuju kedewasaan seorang remaja pasti mempunyai keinginan untuk melakukan segala sesuatunya sendiri, tanpa campur tangan sedikitpun dri orang tua. Mereka menganggap bahwa diri mereka sudah dewasa tetapi itulah yang memang dibutuhkan seorang remaja, dengan hal itu mereka akan mencoba untuk merencanakan masa depan mereka sehingga presentase kesuksesan mereka menjadi lebih besar. 

Keempat, kebutuhan untuk dihargai. Semua orang pasti menginginkan yang namanya penghargaan, lebih-lebih bagi seorang remaja, mereka menganggap bahwa penghargaan itu kebutuhan pokok bagi mereka baik dari segi pribadi maupun prestasi. Itu disebabkan karena penghargaan adalah faktor pendorong bagi mereka utnuk cenderung berbuat baik dan lebih bersemangat dalam menjalani sebuah kehidupan. 

Kelima, kebutuhan untuk berprestasi. Sebagaimana kebanyakan remaja, mereka senantiasa ingin dapat meraih suatu prestasi, baik dalam segi akademis maupun non akademis, karena dengan adanya prestasi hidup mereka akan menjadi lebih bermakna dan berharga. 

Keenam, kebutuhan akan pengakuan dari orang lain sudah menjadi sifat seorang remaja bahwa mereka senantiasa ingin diakui eksistensinya oleh orang tua, guru, atau kelompok mereka karena dengan tidka adanya hal itu mereka akan merasa rendah diri dan selalu pesimis dalam memandang hidup. 

Ketujuh, kebutuhan memperoleh falsafah hidup yang utuh. Remaja adalah usia yang rawan akan pengaruh dari teknologi maupun orang lain sehingga utnuk mengatasinya mereka membutuhkan sebuah falsafah atau pedoman hidup. Pedoman hidup tersebut dapat berbentuk kajian agama, aturan nilai ataupun norma, kaidah atau peraturan hukum yang akan menjadi filter atau penyaring dalam perbuatan mereka sehari-haris ehingga mereka lebih cenderung untuk melakukan perbuatan yang lebih bermanfaat. 
Itulah ketujuh kebutuhan yang sangatlah penting eksistensinya dalam Life of Teenagers, jadi sudah menjadi harga mati yang takkan bisa ditawar bagi mereka yang mengaku remaja untuk bisa menyempurnakan langkahnya dengan usaha terbaik agar dapat merengkuh masa depan yang cerah di kemudian harinya. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar