Senin, 20 Mei 2013

Bagaimana menulis abstraksi?


# Abstraksi adalah sebuah ikhtisar singkat tentang riset yang telah kamu selesaikan. Jika kamu dapat mengemas abstraksi riset kamu dengan menarik, tentu pembaca akan semakin ingin mengetahui lebih banyak isi riset yang kamu lakukan.


Berikut ini adalah komponen – komponen dasar yang harus ada dalam sebuah abstraksi dari semua jenis disiplin ilmu apapun:

      1.    Motivasi dan Inti permasalahan yang dibahas; Mengapa kita musti memperhatikan kasus ini? Dalam ranah apakah riset itu kamu lakukan, praktisi, ilmiah, teoritis atau sastra?

    2.  Metode, prosedur, dan pendekatan. Tahapan apa saja yang telah kamu lakukan demi menyempurnakan risetmu? [seperti menganalisa 3 novel, tuntas melukiskan 5 rangkai lukisan dengan cat minyak, mensurvei dan interview 17 murid]


     3.   Hasil, penemuan dan produksi. Sebagai hasil dari penyelesaian tahapan – tahapan yang telah kamu lakukan sebelumnya, kamu seyogyanya juga menjabarkan apa yang kamu dapatkan, pelajari, temukan, dan ciptakan dari poin kedua.

      4.   Konklusi, dan implikasi. Apakah pengertian yang lebih  mendalam dan maksud yang lebih luas dari penemuan – penemuanmu, khususnya sebagai langkah solutif untuk ranah permasalahan yang ada pada poin pertama.

Selain itu, sangatlah penting memperhatikan titik berat yang selaras dengan komponen – komponen yang beraneka bergantung dengan disiplin ilmu yang ditekuni. Agar lebih memahamkan, tiada salahnya mencoba mencari contoh- contoh abstraksi riset yang memiliki kesamaan substansi dengan esensi riset kamu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar