Jumat, 07 Juni 2013

Bagaimana mengimprovisasi kemampuan bahasa kamu?


~ Tips improvisasi soft-skill public: Melalui media baca, tulis, dengar dan bicara


Apakah kamu pernah mengalami berbagai polemik dalam 4 kemampuan inti mempelajari bahasa asing? Berikut ini, beberapa tips singkat yang bisa kamu praktikkan untuk mendukung latihan yang kamu lakukan.


Langkah-langkahnya:

1.      Banyak membaca. Setidak-tidaknya kamu menyisihkan setengah sampai satu jam dalam sehari untuk membaca. Membaca sangatlah penting bagi kita yang mengaku penulis. Karena semakin banyak kamu membaca, semakin baik kemampuan baca kamu dan secara bersamaan memperbaik caramu melafalkan kata-kata yang tidak kamu ketahui sebelumnya [otomatis akan membuat kamu sering buka kamus Inggris-Indonesia atau kamus bahasa lainnya]. Bacalah mengenai beberapa topik tertentu yang menurutmu menarik dan worthy-reading, bisa novel romantis, majalah olahraga, atau pedoman menyetel dan modifikasi sepeda motor.

2.      Banyak menulis. Terlebih yang berkaitan dengan sastra. Tiada salahnya mencoba menulis novel, novelet, cerita pendek, sebuah puisi, taktik permainan atau bentuk fitur, esai dan karya tulis bebas lainnya. Bila kamu mau melakukannya, secara rutin, sedikit demi sedikit, metode sederhana ini akan sangat mengasah kemampuan menulis juga meningkatkan kualitas karya tulismu.


3.      Banyak mendengar. Terlebih pada instruksi yang terarah. Ketika kamu sedang mendengarkan seorang instruktor, tulis sebuah sinopsis atau hipotesa singkat, memuat detil tiap apa yang kamu dengarkan darinya. Bersihkan benakmu dari hal-hal yang mungkin akan mengganggu konsentrasimu. Dengarkan dengan seksama apa yang dikatakan orang lain, baik mereka menggunakan bahasa yang sama denganmu atau berbeda. Ini berguna untuk mempertinggi daya adaptasi berbicara, menulis, dan pelafalan.

4.      Banyak berbicara. Katakan apapun yang kamu butuhkan, inginkan dan kamu anggap berguna. Coba bermediasi dengan medan publik paling dasar, seperti berbicara dengan teman-temanmu di depan kelas. Pastikan, untuk berbicara dengan cukup keras, sekiranya teman-teman kamu lainnya dapat mendengar [tanpa harus memaksa mereka fokus pada kamu]. Hebat, bila kamu dapat mempengaruhi mereka, baik dengan tempo kata yang cepat, lambat, tinggi, rendah, spontan, panjang dan singkat. Karena tolak ukur baiknya suatu komunikasi adalah ketika kamu dapat menjalankan fungsi dua arah atau lebih, tak melulu monoton seakan kamu berbicara pada dirimu sendiri. It’s Take and Give.

Tips ekstra: Seringlah bermain kata. Kamu harus cepat fed up dalam menggunakan satu kata terus menerus. Kamu butuh gaya, dan pengayaan frase bahasa. Variasi permainan bisa kamu lakukan dengan mencoba mencari bentuk sinonim, antonim, homofon, homograf serta membuat pohon kata [ambil satu kata dan beri cabang-cabang kosong, isi dengan kata apapun yang berkaitan dengannya. Ini akan sangat membantu kamu menentukan diksi saat mulai menulis. Selain itu, akan lebih baik bila kamu memasang target khusus berkaitan dengan latihan 4 skill di atas. Ambil contoh, seminggu kamu buat 1 puisi, 1 cerpen, 1 fitur. Sedikit namun istiqomah. Itu yang kamu perlukan. To be productive.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar